Minggu, 13 Juli 2008

Sorong Selatan Guide | papua Barat | Pertanian

Sorong Selatan Guide | papua Barat | Pertanian

Pertanian

Sesuai dengan kondisi alam, iklim dan struktur tanah serta masyarakat yang belum menguasai teknologi pertanian modern dengan baik, maka jenis komoditi pertanian yang telah dikelola oleh masyarakat adalah antara lain : kacang-kacangan dengan kacang tanah sebagai komoditi unggulan, umbi-umbian, jagung, dan pisang.

Sementara tanaman hortikultura (palawija) yang dikembangkan adalah antara lain : kacang panjang, sayur-sayuran, rica, tomat, dan sebagainya. Usaha tersebut masih dilakukan secara tradisional, dimana hasil pertanian tersebut masih sebatas Konsumsi sehari-hari masyarakat, dan sebagian lagi di jual di pasar lokal.

Sorong Selatan Guide | papua Barat | Pertambangan

Sorong Selatan Guide | papua Barat | Pertambangan

Pertambangan dan Energi

Kabupaten Sorong Selatan merupakan daerah yang memiliki potensi pertambangan yang melimpah dan cukup menjanjikan. Potensi yang telah berhasil dieksplorasi adalah minyak dan gas bumi di Distrik Inanwatan. Selain minyak dan gas bumi, sebenarnya kekayaan dalam perut bumi Kabupaten Sorong Selatan juga masih sangat berlimpah. Namun hingga saat ini belum dapat dimanfaatkan.
Potensi mineral yang belum tergarap dan menjadi sebuah potensi investasi yang cukup menjanjikan bagi usaha peningkatan kualitas hidup masyarakat. Potensi tersebut tersebar hampir di seluruh distrik Kabupaten Sorong Selatan, seperti gambaran berikut ini;

1) Fosfat; tersebar di Distrik : Ayamaru, Ayamaru Utara, Mare, dan Aifat.
2) Bahan Semen; tersebar di Distrik : Ayamaru, Ayamaru Utara, Aifat, Sawiat, Aitinyo dan Teminabuan.
3) Batu Gamping; tersebar di Distrik : Teminabuan dan Sawiat.
4) Minyak dan Gas Bumi; terletak di Distrik Inanwatan.
5) Batubara; tersebar di Distrik : Aifat, Aifat Tmur, Wayer dan Moswaren;
6) Zink; tersebar di Distrik Aifat;
7) Timah, tersebar di Distrik Aifat;
8) Emas; tersebar di Distrik : Aifat dan Aifat Timur;
9) Marmer; tersebar di Distrik Aifat.

Selasa, 08 Juli 2008

Sorong Selatan Guide | Papua Barat | Indonesia | Fasilitas

Sorong Selatan Guide | Papua Barat | Indonesia | Fasilitas

enam bandara-empat perintis dan misionaris-hanya satu yang beraspal, sementara lainnya masih rerumputan. Dengan frekuensi penerbangan yang lebih banyak mengandalkan rute Teminabuan-Ayamaru-Sorong pulang pergi, pesawat yang bisa mendarat hanya twin otter (Merpati) dan cessna milik penerbangan misi, AMA.

Begitu juga dengan sarana pelabuhan laut dan sungai. Kecuali Teminabuan yang dibangun dengan beton, lima dermaga-Inanwatan, Kais, Kokoda, Seremuk, dan Mugim-yang rata-rata berkonstruksi kayu dalam keadaan rusak berat. Muara Sungai Kaibus, yang juga merupakan pintu utama perhubungan laut ke, dan dari, Sorong Selatan, dalam keadaan dangkal sehingga sering menghambat lalu lintas kapal. Belum lagi jika berlangsung musim selatan yang menyebabkan gelombang besar sehingga banyak kapal harus mengambil jalur alternatif lain, seperti Teminabuan-Klamono dan Teminabuan-Inanwatan.

Masalah lain yang tak kalah penting adalah telekomunikasi dan listrik. Kantor Telkom masih berada di Kota Sorong, sedangkan di Teminabuan masih berupa rencana. Untuk komunikasi ke Teminabuan sekarang terpasang 398 SST (satuan sambungan telepon). Sementara itu fasilitas listrik hanya tersedia di Teminabuan selama 12 jam (18:00-06:00) dan Ayamaru 6 jam (18:00-24:00).

Sorong Selatan Guide | Papua Barat | Indonesia | Fasilitas

Sorong Selatan Guide | Papua Barat | Indonesia | Fasilitas

Banyak peluang, banyak pula kendala. Inilah yang sedang dihadapi pemda dalam mengembangkan Sorong Selatan. Keadaan alam dan topografisnya sering menyebabkan sarana perhubungan darat, laut, dan udara tidak berfungsi maksimal. Jalan darat misalnya, dari tujuh jalan-terutama yang menghubungkan Teminabuan dengan kecamatan lain-boleh dibilang dalam keadaan rusak. Faktor ini juga membuat dinas pertanian susah menjangkau sejumlah kecamatan. Apalagi, banyak daerah yang padat dengan kawasan mangrove dan dataran tinggi hingga 2.000 meter dpl. Hambatan ini juga dialami pedagang kakao. Untuk menampung dagangannya yang kebanyakan berupa biji (kakao) kering, mereka sangat tergantung pada Kota Teminabuan yang juga merupakan pusat kegiatan ekonomi kabupaten ini.

Tidak itu saja. Pembangunan berbagai sarana dan prasarana pemerintahan pun belum bisa dilaksanakan merata di seluruh kecamatan. Pembangunan pemerintahan kabupaten umpamanya, boleh dibilang masih terkonsentrasi pada kantor bupati. Selebihnya, termasuk kantor kecamatan (distrik), kelurahan atau kampung, masih sebatas deretan rencana.

Sorong Selatan Guide | Papua Barat | Indonesia | Hasil aLam

Sorong Selatan Guide | Papua Barat | Indonesia | Hasil aLam

Komoditas lain yang juga akan diupayakan Pemkab Sorong Selatan adalah pertambangan, hasil hutan, dan pariwisata. Beberapa di antaranya adalah migas (Inanwatan), bahan baku semen yang tersebar di 11 wilayah, emas (Aifat), dan air terjun untuk pembangkit listrik tenaga air. Yang terakhir ini direncanakan di Sungai Kohoin (Teminabuan), Waigo (Wayer), Wensi, Danau Ayamaru, dan Kamundan (Aifat Timur). Air terjun ini juga bakal dimanfaatkan untuk promosi pariwisata, termasuk wisata sejarah Tugu Pembebasan Irian Barat, hutan lindung Sembra, dan hutan wisata, yang semuanya di wilayah Teminabuan.

Teminabuan sebetulnya sejak tahun 1950-an sudah menjadi daerah perdagangan yang ramai. Ketika masih berstatus Onderafdeeling, sejumlah rumah, kantor, dan jalan dibangun oleh Belanda. Sekitar tahun 1930-an kota ini juga sudah terkenal melalui aktivitas di Klamono. Yang terakhir ini adalah daerah di mana minyak ditemukan perusahaan Belanda Netherlands New Guinea Oil Company (NNGPM)

Minggu, 06 Juli 2008

Sorong Selatan Guide | Papua Barat | Indonesia |

Sorong Selatan Guide | Papua Barat | Indonesia | Kehutanan

Luas hutan di Kabupaten Sorong Selatan ± 13.805 Km2 yang meliputi hutan lindung, hutan konservasi dan hutan produksi. Hutan-hutan tersebut tergolong dalam hutan tropis, yang kaya akan flora dan faunanya. Sementara hutan sagu yang ada luasnya mencapai ± 4.000 Km2, sampai saat ini hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup sehari-hari sebagai bahan pangan masyarakat, baru sebagian kecil yang sudah diolah dan dijual di pasar lokal. Sedangkan hasil hutan lainnya, sampai saat ini pun belum termanfaatkan secara maksimal.

Melihat potensi hutan tersebut yang begitu besar, maka sektor ini diharapkan menjadi sumber penerimaan terbesar bagi Kabupaten Sorong Selatan. Sebaran masing-masing potensi tersebut adalah sebagai berikut :

1) Kayu bulat; tersebar di distrik : Inanwatan, Kais, Kokoda, Wayer, Aitinyo, Aifat, Aifat Timur, dan Seremuk;
2) Sagu, tersebar di distrik : Inanwatan, Kais, Kokoda, Teminabuan, Seremuk, Wayer, Moswaren, Aitinyo ;
3) Rotan, Damar, Kayu Lawang; tersebar di Distrik : Aitinyo, Ayamaru Utara, Mare, Aifat, Aifat Timur, dan Sawiat;
4) Kayu Gaharu; tersebar di distrik : Aifat Timur, Aifat, Aitinyo, Ayamaru Timur, Mare dan Sawiat.

Sorong Selatan Guide | Papua Barat | Indonesia | Fasilitas

Sorong Selatan Guide | Papua Barat | Indonesia | Fasilitas

Kabupaten Sorong Selatan telah memiliki beberapa fasilitras pelayanan dasar yang dapat dioptimalkan dalam program peningkatan kualitas hidup masyarakat. Informasi berikut ini berisi tentang fasilitas pelayaan dasar bidang kesehatan dan pendidikan yang telah dapat dinikmati oleh masyarakat setempat.